Kalau Odol Lagi Jatuh Cinta

untuk #15HariNgeblogFF, hari ketigabelas.

Odol sedang merenung di dalam tube-nya.

“Kalau gue lagi jatuh cinta…”

Kalimatnya terputus.

Tersentak mendengar kalimat Odol, Sikat Gigi memutuskan untuk mencuri
dengar. Bulu-bulu sikatnya menegang.

“Mungkin nggak sih gue jatuh cinta?”

Sikat Gigi mulai mencondongkan batang tubuhnya yang berwarna merah jambu.

“Hmm.. Mungkin apa nggaknya kan tergantung gue jatuh cinta sama apa kan, ya?”

Sikat Gigi manggut-manggut. Hatinya mulai kalut.

“Mungkin nggak ya gue jatuh cinta sama Si Seri? Dia sih oke banget, barisan depan pastinya harus eksis dong. Putih, mulus, wuih. Tapi high maintenance cuy! Lagipula Seri kan udah jadian sama Taring. Beling aja ancur ama dia, apalagi gue! Nope. Bad idea.

“Kalo Lidah.. males ah. Tukang main. Hobinya mbelit sana sini. Waktu itu sama Geraham, ngakunya sih suka sama yang dewasa gitu. Sabar, rendah hati, nggak mau mencolok. Eh taunya kepincut juga sama si Pipi. Alasannya, Pipi itu lucu, chubby, tipenya dia banget deh. Tapi sekarang? Malah klepek-klepek gara-gara Bibir, makhluk paling seksi seantero mulut.”

Tanpa sadar, pangkal leher Sikat Gigi yang bertipe fleksibel itu mulai tertekuk.

“Mmm.. Lidah Kecil.. manis sih. Imut gitu. Tapi males ah. Jauh banget, ngga kenal.”

Oh… jadi dia sukanya sama yang cantik seksi gitu ya. Wajar sih, dia kan keren
banget.. Warnanya gradasi biru laut dan biru langit, aromanya segar, tubuhnya
halus, disayangi para Gigi… Sikat Gigi mana sih yang ngga bakal naksir sama high quality Odol kayak dia?

Sikat Gigi mulai pusing, terpuntir dalam kalimatnya sendiri.

“…lagipula… Sikat Gigi.. dari dulu…”

Eh?

Tunggu.

Odol ngomongin aku?

Bulu-bulu sikatnya mendadak kaku.

“…gue…”

BRAK!

Pemilik mereka mendadak masuk, bersiap mempertemukan mereka.

Bulu-bulu Sikat Gigi meremang.

“Mungkin nggak sih ada Odol yang nggak jatuh cinta sama Sikat Gigi yang satu ini? Setia, nggak rewel, tahan banting, malu-malu manis, warnanya hot pink, lembut…”

Kata-kata Odol yang semakin nyaring nyaris membuat Sikat Gigi mencabuti bulu-bulunya sendiri.

“Nah, kalau gue jatuh cinta sama yang ini… kira-kira dia jatuh cinta juga nggak ya sama gue?”

Manusia itu membuka tutup Odol (yang sedang tersenyum lebar), menempelkannya ke Sikat Gigi (yang sedang tersenyum sumringah) lalu mulai membersihkan rongga mulutnya (yang sedang bergembira menyambut sang pasangan baru).

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s